KTKLN Tidak Dihapuskan Total, TKI Kecewa Janji Jokowi

KTKLN (Kartu tenaga Kerja Luar Negeri) adalah kartu identitas bagi Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang telah memenuhi persyaratan dan melalui prosedur untuk bekerja ke luar negeri digunakan untuk bebas fiscal luar negeri. Dasar hukumnya yaitu UU no 39 tahun 2004, pasal 64 ayat (1):”Setiap TKI yang ditempatkan di luar negeri, wajib memiliki dokumen KTKLN yang dikeluarkan oleh Pemerintah”. Lembaga resmi yang mengurusi dan mengeluarkan kartu ini yaitu BNP2TKI.

Pembuatan KTKLN gratis namun pada prakteknya TKI dibebani biaya pembuatan yang mahal. Bahkan tak jarang TKI yang kedapatan tidak membawa KTKLN di bandara dipungut denda sangat mahal sampai jutaan dengan setengah mengancam. KTKLN menjadi momok yang menakutkan bagi TKI, apalagi pengurusanya tidak ada kantornya di setiap kabupaten. Banyak TKI yang mengurungkan pulang karena hal ini.

Eblusukan Jokowi, Harapan Penghapusan KTKLN

Hari minggu 30 November 2014, dimana banyak TKI offday atau libur kerja dimanfaatkan untuk video telekonferensi dengan Presiden Jokowi. Perwakilan TKI dari beberapa negara berbicara dalam acara yang dinamakan eblusukan. Perwakilan TKI Singapura bahkan sampai membawa spanduk dan mengemukakan masalah KTKLN.   “Kami ingin sampaikan poin KTKLN. Kami sangat berharap pemerintah tindak oknum bandara. Kami tidak mau ada diskriminasi di bandara sehingga ada TKI gagal terbang, pungli di bandara, dan apabila pemerintah tidak bisa menindak oknum ini, kami harap hapuskan KTKLN,” kata Yati, perwakilan TKI Singapura.

“Saya ingin sampaikan satu saja, masalah sudah disampaikan semuanya, sudah kita catat, terakhir, KTKLN dihapus,” kata Presiden Jokowi setelah mendengarkan keluhan TKI.

Mendengar kabar penghapusan KTKLN, para TKI diseluruh dunia merasa senang bahkan hampir semua update status di jejaring sosial.

Fungsi KTKLN Disatukan Dengan Passport 

Selang 5 hari setelah janji penghapusan KTKLN, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Nusron Wahid mengusulkan penyatuan fungsi  KTKLN dengan passport atau visa. Kabar ini membuat TKI kecewa. Pasalnya KTKLN yang dijanjikan dihapuskan total akan disatukan dengan passport atau visa. Para TKI mengkhawatirkan adanya diskriminasi perlakukan pihak petugas di bandara dengan adanya tanda TKI di passport. Selain itu TKI masih bingung akibat minim informasi sistem KTKLN yang menyatu dengan passport yang diusulkan oleh Kepala BNP2TKI.

Subscribe

Silahkan masukkan alamat email untuk mendapatkan update terbaru berita iwarta.com